Selasa, 18 September 2012

materi bahasa inggris preferences



Preference

Preference adalah ungkapan perasaan yang menyatakan lebih suka daripada yang lainnya
1. Prefer
Rumus:
  • Subject + Prefer + to infinitive
  • Subject + Prefer + Nouns + to + Nouns
  • Subject + Prefer + Gerund + to + Gerund
Contoh:
  • They prefer to go now
  • My mother prefers lemon to orange
  • She prefers watching TV to listening to the radio
2. Would Rather
Rumus:
  • Subject + would rather + Kata kerja bentuk I (tanpa to- Infinitives)
  • Subject + would rather + Infinitives + than + Infinitives
  • Subject + would rather + Infinitives + Noun + than + Inf + Noun
  • Subject + would rather + someone + Bentuk II
Contoh:
  • I would rather study now
  • She would rather stay home than go shopping
  • We’d rather play card than play ball
  • I’d rather you went now
3. Would Prefer to
Rumus:
  • Subject + Would Prefer to + infinitive +rather than + inf
  • Subject + would Prefer to + infinitives + Nouns + rather than + infinitives + Nouns
Contoh:
  • They would prefer to sing rather than dance
  • You’d prefer to play ball rather than take a sleep
4. Like
Rumus:
  • Subject + Like + Nouns/Gerunds
  • Subject + like +gerunds + better than + gerund
  • Subject + like + noun + better than + noun
Contoh:
  • I like singing a song
  • She likes singing a song better than playing a guitar
  • They like coffee better than tea
5. Had Better
Rumus:
  • Subject + had better + infinitive
  • Subject + had better + not + infinitive
Contoh:
  • You had better study hard
  • You had better not work on Sundays
6. It’s time
Rumus:
  • It’s time + to infinitives
  • It’s time + Subject + Bentuk past
Contoh:
  • It’s time to get up
  • It’s time you went away
7. Instead of
Instead of kita gunakan sebagai pengganti dari: to, than, better than, rather than
Rumus:
  • Instead of + Gerund/Nouns
Contoh:
  • I prefer staying home instead of going out
  • They would rather eat their lunch instead of work
  • I woud prefer to invite them instead of him
  • He likes me instead of him

materi bahasa inggris "conditional sentences type 2& 3"

  Conditional Sentence Type 2
The if-clause is in the simple past or the past continuous tense, the main clause uses would and the infinitive, or would be and the present participle (Verb-ing).
Conditional Sentence Type 2
TYPE
IF CLAUSE
MAIN CLAUSE
MEANING
Type 2
Simple past
If you worked hard,
Past continuous
If it were not raining now,
would + simple form
you would succeed.
would be + present participle
I would be going out for a walk.
Untrue in the present
Fact:
You don’t work hard, so you don’t succeed
Fact:It’s raining now, so I’m not going out for a walk.
When do we use conditional sentence type 2?
Conditional sentence type 2 is used to talk about actions or situations that are not taking place in the present or future, but we can imagine the probable result.
  • If we didn’t live in a big city, we would not have to breathe polluted air everyday. (In truth, we live in a big city)
  • If he were here, I would tell him about my plan.
    (In fact, he isn’t here)
Note:
  • ‘Were’ is used for both singular and plural subjects.
  • The use of type 2 conditional in “If I were you, I would ………” is a common form of advice.
  Conditional Sentence Type 3
The if-clause is in the past perfect or the past perfect continuous tense, the main clause uses would have and past participle (Verb 3), or would have been and present participle (Verb-ing).
Conditional Sentence Type 3
TYPE
IF CLAUSE
MAIN CLAUSE
MEANING
Type 3
Past perfect
If you had worked hard,
Past perfect continuous
If it had not been raining yesterday afternoon,
would have + past participle
you would have succeeded.
would have been + present participle
I would have been going out for a walk.
Untrue in the past
Fact:
You didn’t work hard, so you didn’t succeed.
Fact: It was raining yesterday afternoon. I was not going out for a walk.
When do we use conditional sentence type 3?
Conditional sentence type 3 is used to talk about actions or situations that did not take or were not taking place in the past, but we can imagine the probable result.
  • If you had come to the party last night, you would have met my cousin. (In truth, you didn’t come to the party last night)
  • If he had not been late this morning, his teacher would not have punished him. (In truth, he was late)

Rabu, 29 Februari 2012

Dasar-dasar Linux

Linux terinspirasi oleh sistem operasi Unix yang pertama kali muncul pada tahun 1969, dan terus digunakan dan dikembangkan sejak itu. Banyak dari konvensi disain untuk Unix juga ada pada Linux, dan adalah bagian penting untuk memahami dasar-dasar dari sistem Linux.
Orientasi utama dari Unix adalah penggunaan antarmuka baris perintah, dan warisan ini ikut terbawa ke Linux. Jadi antarmuka pengguna berbasis grafik dengan jendela, ikon dan menunya dibangun di atas dasar antarmuka baris perintah. Lagipula, hal ini berarti bahwa sistem berkas Linux tersusun agar dapat dengan mudah dikelola dan diakses melalui baris perintah.

Direktori dan Sistem Berkas

Sistem berkas Linux dan Unix diorganisir dalam struktur hirarki, seperti pohon. Level tertinggi dari sistem berkas adalah / atau direktori root. Dalam filosofi disain Unix dan Linux, semua dianggap sebagai berkas, termasuk hard disks, partisi dan removable media. Ini berarti bahwa semua berkas dan direktori (termasuk cakram dan partisi lain) ada di bawah direktori root.
Sebagai contoh, /home/jebediah/cheeses.odt menampilkan alur (path) ke berkas cheeses.odt yang ada di dalam direktori jebediah yang mana ada di bawah direktori home, yang berada di bawah direktori root (/).
Di bawah direktori root (/), ada beberapa kumpulan direktori sistem penting yang umum digunakan oleh banyak distribusi Linux lainnya. Di bawah ini adalah daftar dari direktori umum yang berada tepat di bawah direktori root (/) :
  • /bin - aplikasi biner penting
  • /boot - lokasi berkas konfigurasi untuk boot.
  • /dev - berkas peranti (device)
  • /etc - berkas konfigurasi, skrip startup, dll (etc)...
  • /home - direktori pangkal (home) untuk pengguna
  • /lib - libraries yang diperlukan oleh sistem
  • /lost+found - menyediakan sistem lost+found untuk berkas yang berada dibawah direktori root (/)
  • /media - mount (memuat) removable media seperti CD-ROM, kamera digital, dll...
  • /mnt - untuk me-mount sistem berkas
  • /opt - tempat lokasi untuk menginstal aplikasi tambahan (optional)
  • /proc - direktori dinamis khusus yang menangani informasi mengenai kondisi sistem, termasuk proses-proses (processes) yang sedang berjalan
  • /root - direktori pangkal untuk root, diucapkan 'slash-root'
  • /sbin - sistem biner penting
  • /sys - mengandung informasi mengenai system
  • /tmp - berkas sementara (temporary)
  • /usr - tempat aplikasi dan berkas yang sering digunakan oleh pengguna (users)
  • /var - berkas variabel seperti log dan database

Hak Akses

Semua berkas dalam sistem Linux mempunyai hak akses yang dapat mengizinkan atau mencegah orang lain dari menilik, mengubah atau mengeksekusi. Pengguna super "root" mempunyai kemampuan untuk mengakses setiap berkas dalam sistem. Setiap berkas memiliki pembatasan akses, pembatasan pengguna, dan memiliki asosiasi pemilik/grup.
Setiap berkas dilindungi oleh tiga lapis hak akses berikut ini:
  • pengguna
    berlaku bagi pengguna yang adalah pemilik dari suatu berkas
  • grup
    berlaku bagi grup yang berhubungan dengan suatu berkas
  • lainnya
    berlaku bagi semua pengguna lainnya
Di dalam setiap dari tiga setelan hak izin ada hak izin sesungguhnya. Hak izin, dan cara penggunaannya untuk berkas dan direktori, diuraikan dibawah ini:
  • baca
    berkas dapat ditampilkan/dibuka
    isi direktori dari ditampilkan
  • tulis
    berkas dapat disunting atau dihapus
    isi direktori dari dimodifikasi
  • eksekusi
    berkas eksekusi dapat dijalankan sebagai program
    direktori dapat dimasuki
Untuk menilik dan menyunting hak izin pada berkas dan direktori, buka Applications->Accessories->Home Folder dan klik kanan di berkas atau direktori. Kemudian pilih Properties. Info hak izin ada di tab Permissions dan Anda dapat mengubah seluruh level hak izin, apabila Anda adalah pemilik dari berkas tersebut.
Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai hak izin berkas di Linux, baca halaman hak izin berkas di Wiki Ubuntu.

Terminal

Bekerja dengan baris perintah tidaklah tugas yang menakutkan seperti yang Anda pikir sebelumnya. Tidak dibutuhkan pengetahuan khusus untuk mengetahui bagaimana menggunakan baris perintah, ini adalah program seperti yang lainnya. Semua tugas di Linux dapat diselesaikan menggunakan baris perintah, walaupun telah ada alat berbasis grafik untuk semua program, tetapi kadang-kadang itu semua tidak cukup. Disinilah baris perintah akan membantu Anda.
Terminal berada di Applications->Terminal . Terminal sering disebut command prompt atau shell. Di masa lalu, hal ini adalah cara pengguna untuk berinteraksi dengan komputer, dan para pengguna Linux berpendapat bahwa penggunaan perintah melalui shell akan lebih cepat dibanding melalui aplikasi berbasis grafik dan hal ini masih berlaku sampai sekarang. Disini Anda akan mempelajari bagaimana menggunakan terminal.
Kegunaan awal dari terminal adalah sebagai peramban (browser) berkas dan kenyataannya saat ini masih digunakan sebagai peramban berkas, di saat lingkungan berbasis grafik tidak tersedia. Anda dapat menggunakan terminal sebagai peramban berkas untuk melihat berkas dan membatalkan perubahan yang telah dibuat.

Perintah Umum

Menilik Direktori - ls
Perintah ls (LiSt) melihat daftar berkas dalam suatu direktori.
Membuat Direktori: - mkdir (nama direktori)
Perintah mkdir (MaKeDIRectory) untuk membuat direktori.
Mengubah Direktori: - cd (/direktori/lokasi)
Perintah cd perintah (ChangeDirectory) akan mengubah dari direktori Anda saat ini ke direktori yang Anda tentukan.
Menyalin Berkas/Direktori: - cp (nama berkas atau direktori) (ke direktori atau nama berkas)
Perintah cp (CoPy) akan menyalin setiap berkas yang Anda tentukan. Perintah cp -r akan menyalin setiap direktori yang Anda tentukan.
Menghapus Berkas/Direktori: - rm (nama berkas atau direktori)
Perintah rm perintah (ReMove) akan menghapus setiap berkas yang Anda tentukan. Perintah rm -rf akan menghapus setiap direktori yang Anda tentukan.
Ganti Name Berkas/Direktori - mv (nama berkas atau direktori)
Perintah mv (MoVe) akan mengganti nama/memindahkan setiap berkas atau direktori yang Anda tentukan.
Mencari Berkas/Direktori: - mv (nama berkas atau direktori)

Cara Reset Linksys WRT54G Wireless-G Router
 
 

Salah satu halaman yang paling populer di teknis Mudah adalah posting berjudul Mengamankan Linksys WRT54G Wireless-G Router . Dalam posting yang saya diuraikan langkah yang diperlukan untuk mengamankan router broadband nirkabel khusus untuk menjaga keamanan jaringan nirkabel Anda.
Masalah yang saya tidak menyebutkan adalah bagaimana me-reset kembali router ke default pabrik. Anda mungkin perlu melakukan ini jika Anda lupa password router anda atau melakukan kesalahan dan Anda tidak dapat terhubung ke router. Dalam posting ini saya akan menguraikan dua metode yang dapat Anda ikuti untuk me-reset Linksys WRT54G Wireless-G router.


Tombol Reset

Catatan:
Melakukan reset ke default pabrik akan menghapus setiap perubahan yang Anda buat ke router, termasuk pengaturan keamanan. Ini harus digunakan sebagai upaya terakhir.
Metode pertama melibatkan hanya menekan sebuah tombol yang terletak di bagian belakang router.
Linksys WRT54G Tombol Reset Lokasi
Untuk mengatur ulang router Anda, gunakan langkah-langkah berikut:
  1. Tekan tombol reset selama 30 detik.
  2. Pengaturan sekarang harus kembali ke pengaturan default pabrik, yang berarti setiap perubahan yang Anda telah membuat akan dihapus.
  3. Buka browser Web Anda dan masukkan "192.168.1.1" pada kolom alamat.
  4. Untuk login, meninggalkan ID kosong dan masukkan "admin" sebagai password.
Router sekarang sudah reset. Ikuti langkah-langkah dalam Mengamankan Linksys WRT54G Wireless-G Router untuk mengamankan router dan untuk mengamankan jaringan nirkabel Linksys.

Melalui Halaman Web Administrasi

Metode kedua melibatkan login ke halaman Web administrasi router. Gunakan langkah berikut untuk mereset router menggunakan metode ini:
  1. Buka browser Web Anda dan masukkan alamat IP dari router Anda. Secara default, alamat adalah "192.168.1.1".
  2. Masukkan ID pengguna dan sandi saat diminta. Mudah-mudahan ini telah berubah, tapi jika belum, default ada ID dan "admin" sebagai password.
  3. Di bagian atas halaman Web, klik "Administrasi" dan kemudian "Factory Defaults".
  4. Selain "Pabrik Default Restore", klik "Ya".
  5. Sekarang klik "Simpan Pengaturan" tombol di bagian bawah halaman Web.
Router nirkabel WRT54G Anda sekarang harus diatur ulang ke default pabrik. Pastikan Anda mengikuti langkah yang disebutkan dalam Mengamankan Linksys WRT54G Wireless-G Router untuk mengamankan router dan untuk mengamankan jaringan nirkabel Linksys.

Cara Mengkonversi Linksys WRT54G Menjadi sebuah Access Point 

Langkah

  1. Mulailah dengan PC kabel. Dokumen skema alamat IP jaringan Anda saat ini. Dalam contoh ini, router yang ada adalah 192.168.0.1. Pengaturan DHCP dan subnet mask tidak masalah untuk contoh ini. Merubah alamat jaringan Anda di tempat pengaturan ini jika Anda adalah berbeda.
  2. Pada bagian belakang router, menghapus "Run CD Pertama" tape. Jangan menghubungkan kabel apapun ke port "WAN" .... Pernah. Masukan potongan baru dari pita di atas soket "WAN" port untuk mencegah Anda dari mencoba.
  3. Lepaskan kabel jaringan yang ada dari bagian belakang PC Anda, sisihkan untuk saat ini. Ambil kabel baru dan konektor ke port LAN # 2 pada router Linksys baru dan ujung lainnya ke PC Anda.
  4. Reboot PC Anda untuk memastikan mendapat alamat baru dari router baru.
  5. Setelah reboot, jalankan browser Anda dan ketik: http://192.168.1.1 - Anda akan diminta untuk: Login ID = admin, dan Password = admin (default Linksys)
  6. Pergi ke halaman Konfigurasi Wireless dan mulai mengkonfigurasi opsi nirkabel, seperti SSID Wireless - Jangan gunakan "linksys", memilih sesuatu yang lain, seperti "charlie".
    Pergi ke halaman Konfigurasi Wireless dan mulai mengkonfigurasi opsi nirkabel, seperti SSID Wireless - Jangan gunakan "linksys", memilih sesuatu yang lain, seperti "charlie".
    Pergi ke halaman Konfigurasi Wireless dan mulai mengkonfigurasi opsi nirkabel, seperti SSID Wireless - Jangan gunakan "linksys", memilih sesuatu yang lain, seperti "charlie".
     
  7. Di halaman pengaturan keamanan Wireless, menggunakan "WPA-Personal" tingkat keamanan minimal, dan kunci keamanan nirkabel minimal 8 digit / huruf dan Anda selesai. Simpan pengaturan.
    Di halaman pengaturan keamanan Wireless, menggunakan "WPA-Personal" tingkat keamanan minimal, dan kunci keamanan nirkabel minimal 8 digit / huruf dan Anda selesai.
    Di halaman pengaturan keamanan Wireless, menggunakan "WPA-Personal" tingkat keamanan minimal, dan kunci keamanan nirkabel minimal 8 digit / huruf dan Anda selesai.
     
  8. Kembali ke halaman utama Router, mengatur alamat IP lokal ke alamat yang tidak digunakan pada jaringan Anda saat ini. Saya mengatur tambang untuk angka tertinggi dalam jaringan saya: 192.168.0.254. Hal ini menempatkan titik akses "keluar dari jalan", sehingga untuk berbicara. Catatan: Beberapa router jaringan diatur secara default untuk "mulai" di kisaran tinggi (xxx.xxx.xxx.254), sehingga jika jaringan Anda adalah seperti ini, mengatur perangkat nirkabel baru ke nomor yang tidak digunakan lebih rendah. 192.168.0.253 akan dilakukan.
    Kembali ke halaman utama Router, mengatur alamat IP lokal ke alamat yang tidak digunakan pada jaringan Anda saat ini.
    Kembali ke halaman utama Router, mengatur alamat IP lokal ke alamat yang tidak digunakan pada jaringan Anda saat ini.
     
  9. Mengatur "DHCP" Server untuk "Disable", sekali lagi Anda tidak perlu itu, router yang ada akan memberikan alamat DHCP.
  10. Simpan pengaturan, router akan restart.
  11. Hubungkan kabel dari jaringan yang ada (terputus pada Langkah 3) ke Port LAN # 1, dan reboot PC Anda.
  12. Pergi mencari laptop nirkabel Anda, dan login ke jalur akses baru nirkabel.